- pertama kita nyalakan dulu laptop atau komputernya ya.
- siapkan software yang akan digunakan, dalam tutorial ini menggunakan “Virtualbox” ya.
- kita langsung aja ke proses instal windows-nya ya.
- kita instal terlebih dahulu software Virtualbox-nya. caranya hanya klik “next” hingga akhirnya klik “instal”, tunggu beberapa saat ya. ^_^
- setelah selesai, kita buka virtualbox yang sudah diinstal. lalu klik new pada jendela Virtualbox Manager.
- Selanjutnya akan muncul jendela yang memberikan informasi. jika kita ingin melanjutkan ke step berikutnya pilihlah next dan jika tidak, kita dapat memilih pilihan cancel, disini kita pilih next untuk melanjutkan ke step berikutnya.
- Pada step ini kita akan dianjurkan untuk mengisi kolom nama VM yang
akan kita install dan juga versi dari OS tersebut, disini kita
menggunakan ISO Windows 7, jadi nama OS dan Versinya saya cantumkan
Windows 7 sesuai ISO yang digunakan, Klik next untuk melanjutkan ke step
berikutnya.
- Dalam step ini kita harus menentukan berapa kapasitas RAM yang ingin
digunakan untuk menjalankan Virtualbox, disini saya memberikan
kapasitasnya sebesar 1024MB, lalu klik next untuk melanjutkan.
- Kemudian di step ini kita akan diberikan 2 pilihan yaitu Create New
Harddisk dan Use Existing Harddisk,. kita kan membuat partisi baru,
jadi disini memilih Create New Harddisk,. jika kita
memilih Use Existing Harddisk itu berarti kita menggunakan harddisk dari
OS yang sudah pernah kita install sebelumnya di Viryualbox, klik next
untuk melanjutkan proses penginstalan.
- di step ini kita akan disuguhkan 4 pilihan yang masing masing
memiliki fungsi tertentu, disini kita memilih pilihan VDI, dan klik
next.
- Jendela selanjutnya hanya berisi pemberitahuan bahwa telah masuk pada sesi Create New Virtual Disk Wizard, klik Next.
- Tentukan virtual disk yang dibuat bersifat tetap atau dinamis. Untuk
menghemat sebaiknya pilih dinamis, pilih Dynamically expanding storage
dan klik Next.
- Disini kita akan masuk pada step Virtual Disk File Location and
Size, pada jendela ini kita akan menentukan dimana lokasi export file
virtual dan juga menentukan ukuran virtual disk, klik saja next karena
settingan dari jendela ini sudah tidak ada yang perlu kita ubah lagi.
- Di step ini kita akan masuk dalam step Summary, yaitu step yang
memastikan semua settingan awal yang telah kita lakukan. tampilan
jendelanya hanya memberikan informasi proses yang sudah kta lakukan
yang berisi informasi tentang nama, tipe os, base memori, boot hardisk
dari mesin virtual yang dibuat tadi. lalu klik create untuk
melanjutkan.
- Jika semua step benar, maka akan muncul seperti dibawah ini.
- Sekarang kita tinggal memulai proses instalasi yang sesungguhnya, klik Start pada kolom toolbar untuk memulai.
- Selanjutnya akan disambut dengan tampilan awal wizard, dan tinggal klik Next.
- Disini kita memilih tempat dimana lokasi installer dari sistem
operasi, bila menggunakan ISO silahkan pilih file ISO yang ada di my
computer gan sekalian, bila menggunakan CD/DVD silahkan pilih Drive dari
CD/DVD ROM. . Jika memilih iso tinggal klik gambar kecil dan cari di
mana iso disimpan.
- Sekarang kita hanya tinggal memulai proses instalasi yang sesungguhnya, klik Start pada kolom toolbar untuk memulai.
- nah .. Ini adalah step awal pada instalasi Windows 7 pada umumnya,
disini kita akan menentukan bahasa pada Windows 7 kita, kita cukup
menggunakan bahasa Inggris saja, klik next untuk melanjutkan.
- Kemudian klik Instal untuk memulai penginstalan.
- Di step ini kita akan diberikan pilihan berupa tipe Windows 7 yang
akan kita gunakan, disini kita memilih Windows 7 Ultimate 86x, klik next
untuk melanjutkan.
- Pada step ini kita akan disuguhkan dengan licence term, yang
berfungsi untuk menyetujui licence, centang accept the lecence term dan
klik next.
- Setelah proses tadi selesai, maka akan muncul jendela type
instalasi. Pilih Upgrade jika ingin memperbaharui windows atau Custom
untuk install Windows baru, disini kita pilih Custom.
- Kemudian jika step diatas sudah selesai, maka akan muncul jendela
pembagian partisi, disini kita menentukan partisi harddisk pada Windows 7
kita, cukup hanya 1 partisi saja, jadi klik next untuk melanjutkan .
- Jika sudah, maka kita hanya tinggal menunggu hingga proses instalasi
selesai. dibagian ini menunggunya agak lama, jadi sabar ya.
- Setelah proses instalasi selesai PC akan secara otomatis merestart dan tunggu beberapa saat untuk Completing Instalation.
- Setelah itu, maka akan muncul jendela Set Up Windows, disini kita
harus mengisi user name dan computer name, jika sudah klik next.
- Selanjutnya akan muncul jendela Set Password, jika ingin menggunakan
password, silahkan diisi dengan benar. tetapi jika tidak ingin
menggunkan password kita klik next saja,
- Kemudian pada jendela ini, kita di berikan 3 pilihan yaitu Use
Recommended Setting , Install Important Update Only, Ask Me Later,
disini kita pilih pilhan Ask Me Later.
- Jika proses di awal tadi sudah selesai maka proses selanjutnya yaitu
Review Your Time and Date, dalam step ini, kita dianjurkan untuk
mensetting waktu dan tanggal pada OS kita nanti, jika sudah selesai,
maka klik next untuk melanjutkan
- Selanjutnya kita akan masuk pada step menentukan lokasi network
computer kita sekarang, disini kita diberikan tiga pilihan, yaitu Home
Network, Work Network, Public Network, kita pilih Public Network, klik
next untuk melanjutkan
- Setelah step diatas selesai, maka tunggu proses finishing selesai.
- Windows sudah dapat digunakan. ^^
- sekian tutorial dari saya, andini ramadani asmarawati. semoga dan bermanfaat ya. terima kasih :)
Kamis, 22 Mei 2014
Cara Menginstal Windows 7 Menggunakan VirtualBox
Cara instal windows xp di virtual box
1. Silahkna buka file VirtualBox yang telah Anda download tadi dan akan muncul jendelaseperti dibawah ini
2. Lanjutkan proses instalasi dengan cara klik tombol Next, biasanya tidak ada kendala, tapi nanti akan ada peringatan yang memberitahukan bahwa jaringan yang ada akan diputus sementara ketika proses instalasi berlangsung, klik Yes untuk melanjutkan
3. Setelah instalasi selesai sekarang masuk pada proses instalasi sistem operasi guest.
PROSES INSTALASI SISTEM OPERASI GUEST
1. Untuk menginstal sistem operasi guest yang perlu dilakukan adalah menekan tombol New pada jendela VirtualBox Manager
2. Akan muncul jendela New Virtual Mechine Wizard, klik Next
3. Pada jendela selanjutnya silahkan memilih jenis OS yang akan diinstal untuk guest OS, dalam artikel ini saya menggunakan Windows XP, setelah dipilih klik Next untuk melanjutkan
4. Selanjutnya tentukan berapa banyak memory (RAM) yang digunakan untuk menjalankan VirtualBox. Geser slider ke kanan untuk menambah angka
5. Selanjutnya centang Boot Hard Disk dan pilih Create new hard disk setelah itu klik Next
6. Jendela selanjutnya hanya berisi pemberitahuan bahwa Anda telah masuk pada sesi Create New Virtual Disk Wizard, klik Next saja
7. Tentukan besar virtual disk yang dibuat bersifat tetap atau dinamis. Untuk menghemat sebaiknya pilih dinamis saja, pilih Dynamically expanding storage dan klik Next
8. Dijendela selanjutnya silahkan tentukan lokasi virtual disk dibuat, dan tentukan ukuran maksimal dari virtual disk tersebut. Ukuran default yang disarankan adalah 10GB tapi Anda apat menentukan lebih kecil dari itu selama Anda yakin space tersebut sudah cukup untuk kebutuhan Anda nanti.
9. Selanjutnya Anda akan diberikan informasi berisi tipe, lokasi dan ukuran virtual disk yang dibuat, klik Finish
10. Selanjutnya berisi informasi tentang nama, tipe os, base memori, boot hardisk dari mesin virtual yang dibuat tadi, klik Finish
11. Mesin virtual Anda telah berhasil dibuat, tetapi proses ini belum selesai Anda perlu menginstal sistem operasi guest, untuk itu silahkan klik dua kali pada WinXP
12. Selanjutnya Anda akan disambut dengan tampilan awal wizard, klik Next
13. Silahkan pilih tempat dimana lokasi installer dari sistem operasi, bila Anda menggunakan ISO silahkan pilih file ISO tersebut, bila menggunakan CD/DVD silahkan pilih Drive dari CD/DVD ROM
14. Di jendela ini berisi informasi lokasi installer, jika Anda memilih CD/DVD ROM, masukkan CD/DVD installer tersebut ke dalam perangkat CD/DVD ROM.
15. Tampilan instalasi Windows XP akan muncul, tekan Enter untuk melanjutkan
16. Pilih Format the partition using the NTFS file system, kemudian tekan enter
17. Ikuti proses instalasi sesuai instruksi yang ada dilayar monitor Anda sampai selesai
18. Selamat Anda telah berhasil menginstal Windows XP pada VirtualBox
Untuk artikel tentang Cara Instal VirtualBox di Windows dengan guest OS Windows XP telah selesai, pada artikel selanjutnya saya akan membahas tentang setting-setting yang diperlukan untuk mendukung kerja Anda saat menggunakan guest OS. Artikel ini saya lansir dari blog fastncheap.com.
Artikel selanjutnya tentang setting-setting yang diperlukan untuk mendukung kerja di VirtualBox bisa dibaca disini.
2. Lanjutkan proses instalasi dengan cara klik tombol Next, biasanya tidak ada kendala, tapi nanti akan ada peringatan yang memberitahukan bahwa jaringan yang ada akan diputus sementara ketika proses instalasi berlangsung, klik Yes untuk melanjutkan
3. Setelah instalasi selesai sekarang masuk pada proses instalasi sistem operasi guest.
PROSES INSTALASI SISTEM OPERASI GUEST
1. Untuk menginstal sistem operasi guest yang perlu dilakukan adalah menekan tombol New pada jendela VirtualBox Manager
2. Akan muncul jendela New Virtual Mechine Wizard, klik Next
3. Pada jendela selanjutnya silahkan memilih jenis OS yang akan diinstal untuk guest OS, dalam artikel ini saya menggunakan Windows XP, setelah dipilih klik Next untuk melanjutkan
4. Selanjutnya tentukan berapa banyak memory (RAM) yang digunakan untuk menjalankan VirtualBox. Geser slider ke kanan untuk menambah angka
5. Selanjutnya centang Boot Hard Disk dan pilih Create new hard disk setelah itu klik Next
6. Jendela selanjutnya hanya berisi pemberitahuan bahwa Anda telah masuk pada sesi Create New Virtual Disk Wizard, klik Next saja
7. Tentukan besar virtual disk yang dibuat bersifat tetap atau dinamis. Untuk menghemat sebaiknya pilih dinamis saja, pilih Dynamically expanding storage dan klik Next
8. Dijendela selanjutnya silahkan tentukan lokasi virtual disk dibuat, dan tentukan ukuran maksimal dari virtual disk tersebut. Ukuran default yang disarankan adalah 10GB tapi Anda apat menentukan lebih kecil dari itu selama Anda yakin space tersebut sudah cukup untuk kebutuhan Anda nanti.
9. Selanjutnya Anda akan diberikan informasi berisi tipe, lokasi dan ukuran virtual disk yang dibuat, klik Finish
10. Selanjutnya berisi informasi tentang nama, tipe os, base memori, boot hardisk dari mesin virtual yang dibuat tadi, klik Finish
11. Mesin virtual Anda telah berhasil dibuat, tetapi proses ini belum selesai Anda perlu menginstal sistem operasi guest, untuk itu silahkan klik dua kali pada WinXP
12. Selanjutnya Anda akan disambut dengan tampilan awal wizard, klik Next
13. Silahkan pilih tempat dimana lokasi installer dari sistem operasi, bila Anda menggunakan ISO silahkan pilih file ISO tersebut, bila menggunakan CD/DVD silahkan pilih Drive dari CD/DVD ROM
14. Di jendela ini berisi informasi lokasi installer, jika Anda memilih CD/DVD ROM, masukkan CD/DVD installer tersebut ke dalam perangkat CD/DVD ROM.
15. Tampilan instalasi Windows XP akan muncul, tekan Enter untuk melanjutkan
16. Pilih Format the partition using the NTFS file system, kemudian tekan enter
17. Ikuti proses instalasi sesuai instruksi yang ada dilayar monitor Anda sampai selesai
18. Selamat Anda telah berhasil menginstal Windows XP pada VirtualBox
Untuk artikel tentang Cara Instal VirtualBox di Windows dengan guest OS Windows XP telah selesai, pada artikel selanjutnya saya akan membahas tentang setting-setting yang diperlukan untuk mendukung kerja Anda saat menggunakan guest OS. Artikel ini saya lansir dari blog fastncheap.com.
Artikel selanjutnya tentang setting-setting yang diperlukan untuk mendukung kerja di VirtualBox bisa dibaca disini.
Cara memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP
Cara memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP
Terdapat 2 jenis pemasangan :- Jenis lurus / straigh
- Jenis silang / cross
biasa digunakan untuk menghubungkan komputer dengan hub / switch hub
Urutan pemasangan :
Standar A :
Ujuang A | Ujung B |
1. Hijau Putih 2. Hijau 3. Orange Putih 4. Biru 5. Biru Putih 6. Orange 7. Coklat Putih 8. Coklat |
1. Hijau Putih 2. Hijau 3. Orange Putih 4. Biru 5. Biru Putih 6. Orange 7. Coklat Putih 8. Coklat |
Ujuang A | Ujung B |
1. Orange Putih 2. Orange 3. Hijau Putih 4. Biru 5. Biru Putih 6. Hijau 7. Coklat Putih 8. Coklat |
1. Orange Putih 2. Orange 3. Hijau Putih 4. Biru 5. Biru Putih 6. Hijau 7. Coklat Putih 8. Coklat |
2.
Jenis silang / cross
khusus untuk menghubungkan dua komputer secara langsung tanpa melalui hub / switch hub. Untuk saat ini tipe cross sudah bisa digunakan untuk menghubungkan komputer dengan hub. Hub terbaru sudah memiliki fitur auto sense sehingga bisa mendeteksi tipe kabel yang terpasang.
Urutan pemasangan :
Salah satu ujung dipasang dengan Standar A dan ujung yang lain dipasang dengan standar B, maka akan menjadi kabel cross
Ujuang A | Ujung B |
1. Hijau Putih 2. Hijau 3. Orange Putih 4. Biru 5. Biru Putih 6. Orange 7. Coklat Putih 8. Coklat |
1. Orange Putih 2. Orange 3. Hijau Putih 4. Biru 5. Biru Putih 6. Hijau 7. Coklat Putih 8. Coklat |
urutan pin dimulai no.1 paling kiri dengan posisi lubang pada konektor RJ-45 menghadap ke kita dan kunci pengait terletak di sisi bawah
Alat dan Bahan :
1. Kabel UTP
2. Konektor RJ-45 2 buah
3. Tank Crimping
4. Tester kabel UTP (biar tau kalo salah nyambungnya)
Langkah Kerja :
Langkah 1 :
Kelupas bagian luar kabel UTP sepanjang kira-kira 2 cm dengan menggunakan pisau tang krimping sehingga nampak bagian dalam kabel yang berjumlah sebanyak 8 buah,
Langkah 2 :
Urutkan dan rapikan kabel sesuai dengan
warna dibawah ini :
1. Hijau Putih
2. Hijau
3. Orange Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Orange
7. Coklat Putih
8. Coklat
Langkah 3 :
Potong rapi ujung kabel secara bersamaan sedemikian sehigga ujungnya berjajar dengan rata
Langkah 4 :
Masukkan ujung kabel UTP tadi ke dalam konektor RJ-45. Pastikan urutannya benar sesuai dengan jalur-jalur yang sudah disediakan di dalam konektor tadi.
Dan juga pastikan ujung masing-masing kabel sudah mentok di bagian dalam konektor RJ-45
Langkah 5 :
Masukkan konektor RJ-45 yang sudah terpasangi kabel UTP tadi ke salah satu mulut tang crimping yang memiliki bentuk dan ukuran cocok dengan konektor RJ-45. Tekan bagian pangkal konektor dengan tang krimping. Penekanan ini akan membuat pin-pin yang ada di ujung konektor menancap di masing-masing kabel.
lakukan langkah 1 s/d 5 untuk kedua ujung kabel
Langkah 6 :
Uji dengan kabel tester. Colokkan salah satu ujung ke induk tester ( yg besar ) ke port Tx. Dan colokkan ujung lain ke anak tester (yg kecil) ke port Rx. Nyalakan kabel tester dengan menggeser saklar ke posisi auto.
di tester Induk :
Lampu indikator akan menyala secara berurutan dari lampu indikator 1 s/d 8 dan juga G ( ground)
Perhatikan di tester anak :
- jika lampu indikator juga menyala pada posisi lampu indikator induk menyala, maka kabel tersebut tidak ada masalah.
- Jika lampu indikator tester induk menyala pada nomor tertentu sedangkan lampu indikator pada tester anak pada nomor tersebut tidak menyala, berarti kabel dengan warna yang bersangkutan mengalami masalah.
- Jika lampu indikator tester induk menyala pada nomor tertentu sedangkan lampu indikator pada tester anak menyala pada nomor yang lain bearti urutan pemasangan yang tidak benar. (kecuali untuk jenis cross )
- kabel putus di tengah
- kualitas konektor yg kurang baik
- cara pemasangan yang tidak baik, misal : ada ujung kanel yang tidak mentok di dalam konektor sehingga tidak tertancap oleh pin konektor
Langganan:
Postingan (Atom)